Umum

ANTOLOGI PUISI MARIA ANGGELIMAN

1. MARI BERDIRI MENITI Lantas pundak pecahTerjang, menusuk-nusuk ke ujung bumiMencari data-data kehidupanMenemui jejak-jejak pengetahuan Dalam hati, kita hendak kembali bangkitNamun, pengetahuan semakin menuaTak tahu apalah sebabnyaTak tahu apalah yang terjadi Lara...

PUISI: Elegi Pendidikan Negeri

Oleh: Salfan Chalvin T. L. Huki Tujuan mulia pendidikan Mencerdaskan kehidupan bangsa Masih sekadar retorika belaka Digerogoti orang-orang tak tahu diri Aku melihat kawan  Pendidikan kian berantakan  Sekolah-sekolah terbengkalai  Tak dirawat apalagi dipedulikan Apakah...

PUISI: Tuan Pembunuh

Sudah berapa banyak yang tuan bunuh?Sebanyak pulau-pulau yang ada di negeri ini kah?Atau sebanyak gaji yang kau dapat?Kau tak malu jika anakmu bangga pada...

CERPEN: Mata Air Keruh di Lembah Serak

Oleh: Philipus Pati Niron Mahasiswa Program Studi Pembangunan Sosial Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) 'APMD' Yogyakarta Desa Larangan, sebuah desa kecil di suatu lembah yang...

PUISI: Konglomerat

Oleh: Joserizal A.H. Titit Terbitnya matahari Terpancar kilauan cahaya Dilirik para berdasi Sesuai ambisi kuasa Tertata rapi lembaran putih Pertanda tinta pena mulai berlomba Terdengar banyak suara Unjuk nama anak adat Satu kata representasi...

PUISI: Tunas Harapan

Oleh: Suryadi* Hidupku sederhanaSeperti petani di ladang yang luasHari ini aku menanamBukan hanya benih di tanahTapi juga harapan di hati yang resah Setiap pagi aku bangun lebih...

PUISI: Semesta Perasaan

Oleh: Syaiful Ahmad* Aku menulis ini dengan resah Melihat raga yang tak berdaya Sejak meninggalnya jiwa Sedang kau yang dinanti, tiada pasti Di sini ada cinta, keyakinan, juga keraguan Lalu aku...

PUISI: Simfoni di Balik Pintu Sempit

Oleh: Philipus Pati Niron* Dalam labirin kehidupan yang berkelokKau bawa aku menelusuri lorong-lorong sunyiDua pintu terbuka, satu gemerlapSatu lagi sempit, bagaikan rahasiaTempat di mana jiwa teruji. “Masuklah...