Resmi Dilantik, Pengurus KOMAP Periode 2025/2026 Berkomitmen Bangkitkan Kesadaran Kritis Mahasiswa IP, Minimnya Partisipasi Jadi Perhatian Serius

1
157
Pengurus KOMAP STPMD 'APMD' Yogyakarta Periode 2025/2026 secara resmi dilantik pada 13 Juni di Ruang A15 (Foto: TEROPONG/Ramadhanty Papuani)

TEROPONG –Korps Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (KOMAP) STPMD ‘APMD’ Yogyakarta adalah ‘wajah dari mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan (IP).

Karena itu KOMAP diharapkan menjadi teladan dan pelopor kegiatan yang mengasah intelektualitas dan kesadaran kritis mahasiswa IP baik di lingkungan kampus maupun di ruang publik yang lebih luas.

Itu disampaikan Analius Giawa, Sekretaris Prodi IP saat memberikan sambutan mewakili Ketua Prodi yang berhalangan hadir dalam kegiatan pelantikan pengurus KOMAP Periode 2025/2026 pada 13 Juni di Ruang A15.

Ia juga memimpin prosesi pelantikan yang biasanya dilakukan Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan karena tidak sempat hadir.

Rangkaian acara dimulai dengan doa pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan, Mars APMD, sambutan dari pihak pengurus prodi, dan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan serta pengikraran sumpah jabatan oleh para pengurus.

Dengan semangat yang berkobar, pengurus baru menunjukkan komitmen dan kesiapan dalam mengemban tugas dan tanggung jawab besar selama masa kepengurusan satu tahun ke depan.

Analius berkata, kegiatan seperti diskusi ilmiah, forum dialektika, dan kajian literatur dinilai sangat penting untuk membangkitkan kembali tradisi berpikir kritis di kalangan mahasiswa.

Selain itu, ia menekankan pentingnya membudayakan tiga kata kunci sederhana namun bermakna besar dalam kehidupan organisasi dan keseharian: ‘maaf’ jika berbuat salah, ‘tolong’ ketika membutuhkan bantuan, dan ‘terima kasih’ saat menerima bantuan dari orang lain.

Menurutnya, ‘kebiasaan ini menjadi dasar etika komunikasi dan kolaborasi yang sehat dalam organisasi’.

Lebih lanjut, Analius mengingatkan agar KOMAP tidak menjadi organisasi yang ‘hidup segan, mati tak mau’, suatu kondisi yang menggambarkan organisasi yang terdiri dari kumpulan orang tapi tidak ada aktivitas.

Minimnya partisipasi

Meski berlangsung dengan khidmat, pelantikan ini diwarnai catatan kritis mengenai partisipasi mahasiswa.

Jumlah kehadiran dari mahasiswa IP terbilang minim, dengan dominasi tamu undangan yakni perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan beberapa organisasi internal maupun eksternal yang menghadiri acara ini.

‘Minimnya keterlibatan ini menjadi perhatian serius pengurus baru’. Ketua KOMAP terpilih, Cornelius P. Da Gomes mengungkapkan, partisipasi yang rendah merupakan persoalan lama yang berakar dari ‘lemahnya kesadaran individu’ terhadap pentingnya berorganisasi.

Ia berharap ke depan, KOMAP mampu kembali ‘membangkitkan kesadaran kritis mahasiswa IP’ melalui ‘agenda-agenda yang relevan’.

Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan ‘organisasi sebagai ruang belajar alternatif yang tak tersedia di dalam kelas’.

Senada dengan itu, Angelus Loleq akrab disapa Arly, Koordinator Bidang Kaderisasi, menyampaikan, ‘pengalaman dari periode sebelumnya harus dijadikan pelajaran bersama’.

Ia menekankan pentingnya ‘kerja kolektif antara ketua dan seluruh jajaran pengurus’ untuk memperbaiki kondisi organisasi secara menyeluruh.

Pilihannya di bidang kaderisasi bukan tanpa alasan. Ia berharap dapat mengajak mahasiswa IP terlibat dalam kegiatan yang diselenggarakan KOMAP dengan niat baik untuk perubahan diri dan perluasan wawasan.

Sebelumnya, Arly sempat bergabung dalam bidang Hubungan Masyarakat (Humas), namun karena pertimbangan internal, ia dipercaya mengoordinasi divisi kaderisasi.

Sementara itu, Sahbudin, mahasiswa IP Angkatan 2023 yang turut hadir dalam acara, memandang bahwa KOMAP harus mengambil peran strategis sebagai ‘garda terdepan dalam mengawal kepentingan dan aspirasi mahasiswa IP’.

Kancil, sapaannya menilai ‘kemampuan komunikasi dan koordinasi antarpengurus’ akan ‘menjadi kunci dalam menyelenggarakan kegiatan’ yang mampu memantik daya pikir kritis mahasiswa.

Hal ini dianggap penting, kata dia, terutama di tengah kecenderungan menurunnya partisipasi yang sudah mulai tampak sejak periode kepengurusan sebelumnya.

Mahasiswa yang hadir dalam pelantikan ini menyambut positif semangat baru dari pengurus KOMAP.

Harapannya, masa kepemimpinan kali ini dapat memulihkan semangat kolektif mahasiswa IP serta menghadirkan kontribusi dan inovasi nyata dalam pengembangan KOMAP.

Laporan ini ditulis Ramadhanty Papuani

Editor: Vansianus Masir