Oleh:
Suryadi*
Hidupku sederhana
Seperti petani di ladang yang luas
Hari ini aku menanam
Bukan hanya benih di tanah
Tapi juga harapan di hati yang resah
Setiap pagi aku bangun lebih awal
Menyentuh embun di daun-daun basah
Aku merawat mimpi-mimpi yang belum tumbuh
Membersihkan duri yang menghalang
Mengusir hama yang mencoba merenggutnya
Tak selalu indah
Kadang hujan menerjang terlalu deras
Atau matahari terik tak memberi ampun
Tapi aku terus bertahan
Karena aku tahu, hasil tak datang dari keluhan
Seperti petani aku percaya
Setiap butir keringat ada masa depan
Setiap luka tangan ada kekuatan
Dan setiap detik yang kuhabiskan
Tersembunyi buah manis yang menanti digenggam
Suryadi merupakan Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) ‘APMD’ Yogyakarta

































